๐Ÿธ Imbuhan Dalam Bahasa Korea

Tetapibezanya dalam bahasa Korea, kesopanan dicerminkan bukan sahaja pada kata ganti nama tetapi terutamanya sekali pada imbuhan kata kerja/sifat! Susunan ayat asas bahasa Korea ialah: subjekโ€”objekโ€”verba (verba terdiri daripada kata kerja, kata sifat, atau kata pemeri "ialah"). Bahasa Korea menggunakan banyak imbuhan akhiran bukan sahaja untuk mengubah makna kata kerja/sifat, bahkan menyatakan fungsi kata nama dalam ayat (sama ada subjek atau objek). Imbuhanserapan. Imbuhan serapan adalah imbuhan yang awalnya diserap dari bahasa asing. Beberapa imbuhan serapan ini berasal dari : Serapan dari bahasa Arab. Contohnya: -I, -wi, -at dan lainnya. Serapan dari bahasa Sansakerta. Contohnya: -man, -wan, -wati. Serapan dari bahasa Inggris. Contohnya: -al, -if, -is. Imbuhan-ssi merupakan akhiran nama untuk orang yang umurnya lebih tua atau derajatnya lebih tinggi. Ini termasuk bahasa formal dalam menyebut nama. 19. IMBUHAN NAMA KOREA -IE. Imbuhan -ie dipakai untuk memanggil orang yang terdekat atau kamu anggap dekat, dan sayang dengannya. Akhiran -ie ini bisa dibilang bahasa informal. 20 IMBUHAN Asamdalam bahasa Korea adalah์‹œ๋‹ค (dibaca: sida). Kosakata ini dapat disebutkan dengan mengubahnya menjadi ์…”์š” (dibaca: syeoyo). Pedas - Spicy. ๋งต๋‹ค (dibaca: maebda) merupakan kosakata yang berarti pedas. Semisal kita sedang memakan sesuatu yang pedas rasanya, kita bisa mengungkapkannya dengan mengubahnya menjadi ๋งค์›Œ์š” (dibaca . Dalam kamus besar bahasa Indonesia, sufiks berarti afiks yang ditambahkan pada bagian belakang kata dasar, misalnya -an, -kan, dan hanya dalam bahasa Indonesia saja, bahasa Korea pun terdapat banyak sufiks. Dan dalam bahasa Korea, sufiks tak hanya berada di akhir kata dasar, namun juga di akhir sebuah pecinta drama Korea atau kultur Korea, pasti pernah mendengar imbuhan atau sufiks -ssi, -ie, atau -ah di akhir penyebutan sebuah nama. Nah, kali ini saya akan menerangkan mengenai penggunaan imbuhan-imbuhan Sufiks -ahPara pencinta drama Korea dan K-Popers, pastilah pernah mendengar para oppa atau eonnie memanggil teman mereka seperti iniโ€œChanyeol-ahโ€ฆ!โ€œโ€œBaekhyun-ahโ€ฆ!โ€œโ€œSehun-ahโ€ฆ!โ€œDi akhir penyebutan nama-nama itu terdapat imbuhan -ah atau sufiks -ah. Sufiks ini adalah sufiks yang digunakan untuk memanggil orang yang sederajat atau lebih rendah derajatnya dari si sufiks ini hanya berlaku bagi nama yang berakhiran huruf konsonan, seperti contoh di diketahui bahwa sufiks ini tidak boleh digunakan untuk memanggil orang yang status sosialnya lebih tinggi atau usianya lebih tua, sebab itu akan dianggap tak Sufiks -yaPenggunaan imbuhan ini sebetulnya sama saja dengan penggunaan imbuhan -ah. Yang membedakan hanyalah perihal huruf terakhir dari nama yang hendak diberi sufiks -ahโ€™ berlaku untuk nama yang berakhiran huruf konsonan, maka sufiks -ya digunakan pada nama yang berakhiran huruf Kyungsoo-ya, Jongdae-ya, Jeno-ya, Seongwoo-ya, dan Sufiks -ieJonginie, Junmyeonie, Minseokie, Jaeminie, Haechanie, dan Taeyongie adalah contoh penggunaan imbuhan ini adalah imbuhan yang digunakan sebagai bentuk kedekatan dan kasih sayang pada imbuhan -ie dipakai saat menyebut nama teman, sahabat, adik, kakak, atau orang yang dicintai. Sama halnya seperti sufiks -ah, sufiks -ie juga hanya dapat melekat pada nama yang diakhiri huruf Sufiks -ssiSecara singkat, akhiran -ssi adalah akhiran yang digunakan kepada orang yang derajatnya lebih tinggi atau seseorang yang untuk memanggil nama client, atasan, atau kenalan yang belum terlalu akrab. Contoh penggunaannya ialahKim Suho-ssiJeong Jaehyun-ssiKim Doyoung-ssiTaeil-ssiKim Kai-ssiYook Sungjae-ssiDo Kyungsoo-ssi5. Sufiks -nimYang terakhir adalah imbuhan -nim, yang merupakan imbuhan formal. Tak seperti imbuhan sebelumnya yang hanya melekat pada nama lawan bicara atau objek pembicaraan, imbuhan kali ini juga dapat diletakkan di akhir sebuah pada kata sunbae yang berarti senior, biasanya akan berubah menjadi sunbae-nimpada kesempatan formal. Contoh lainnya adalah Sajang-nim, daepyo-nim, jagga-nim, seonsaeng-nim. Daftar isi1. -ํ•˜๊ณ  [-Ha-go]2. -๋ฐŽ [-Mit]3. -๋ž‘ [-Rang] dan -์ด๋ž‘ [-I-rang]4. -์™€ [-Wa] dan -๊ณผ [-Gwa]5. -์ง€๋งŒ [-Jim-an]6. -๋Š”๋ฐ [-Neun-de]7. -์€๋ฐ [-eun-de] -ใ„ด๋ฐ [-nde]Pada pelajaran yang lalu, kita sudah membahas mengenai beberapa kata penghubung atau konjungsi. Namun dalam bahasa Korea, konjungsi tak hanya berbentuk satu kata utuh yang dapat berdiri sendiri, melainkan ada juga konjungsi berbentuk partikel imbuhan yang membutuhkan kata kerja, kata benda atau kata sifat untuk melekatkan bawah ini merupakan berbagai konjungsi berbentuk imbuhan dalam bahasa Korea beserta contoh -ํ•˜๊ณ  [-Ha-go]-ํ•˜๊ณ  merupakan partikel konjungsi yang memiliki arti โ€œdanโ€. Tak seperti kebanyakan partikel konjungsi yang akan diterangkan nanti, penggunaan -ํ•˜๊ณ  pada kata benda atau kata ganti orang tak akan dipengaruhi oleh huruf akhir kata yang itu, -ํ•˜๊ณ  adalah konjungsi berbentuk imbuhan yang lebih umum digunakan dalam percakapan dibandingkan dengan ์ด๋ชจ๊ฐ€ ๋ฐฉ๋ฌธํ–ˆ์Šต๋‹ˆ๋‹ค.[Samchon-hago imoga bangmunhaessseubnida.]Paman dan bibi saya datang ์˜ค๋ฉด ์•„๋น ๋Š” ๋ง‰๊ฑธ๋ฆฌํ•˜๊ณ  ํŒŒ์ „์„ โ€‹โ€‹์ •๋ง ์ข‹์•„ํ•ด์š”.[Biga omyeon appaneun maggeolli-hago pajeon-eul โ€‹โ€‹jeongmal joh-ahaeyo.]Saat hujan turun, Ayah sangat menyukai makgeolie dan -๋ฐŽ [-Mit]Serupa dengan -ํ•˜๊ณ , -๋ฐŽ berarti โ€œdanโ€. Namun -๋ฐŽ umumnya dipakai dalam tulisan yang bersifat ์ •๋ถ€๋Š” ๊ทœ์ •๋ฐŽ ๋ฒ•๋ฅ ์„ ๋ฐœํ–‰ํ•ฉ๋‹ˆ๋‹ค.[Oneulnalsi jeongbuneun gyujeong-mit beoblyul-eul balhaenghabnida.]Hari ini pemerintah kota mengesahkan peraturan dan ๊ต๊ฐ์ด ์˜ฌ ๊ฒƒ์œผ๋กœ ์˜ˆ์ƒ๋ฉ๋‹ˆ๋‹ค.[Gyojang-mit gyogam-i ol geos-eulo yesangdoebnida.]Kepala sekolah dan wakil kepala sekolah diharapkan untuk -๋ž‘ [-Rang] dan -์ด๋ž‘ [-I-rang]-๋ž‘ dan -์ด๋ž‘ memiliki arti โ€œdenganโ€ atau โ€œbersamaโ€. Partikel konjungsi ini berfungsi untuk menghubungkan dua atau lebih kata ganti adalah partikel konjungsi yang melekat pada kata ganti orang yang berakhiran huruf ๋–ก ๋จน์œผ๋Ÿฌ๊ฐ€์š”.[Chingu-rang tteog meog-euleogayo.]Saya akan makan kue beras dengan ์•„๋ฒ„์ง€๋Š” ํ• ๋จธ๋‹ˆ ๋Œ์— ๊ฐ”๋‹ค.[Eomeoni-rang abeojineun halmeoni daeg-e gassda.]Ibu bersama Ayah berangkat ke rumah -์ด๋ž‘ adalah partikel konjungsi yang dipakai sebagai imbuhan pada kata ganti orang yang berakhiran ๋” ์ด์ƒ ๋ถ€๋ชจ๋‹˜์ด๋ž‘ ํ•จ๊ป˜ ์‚ด์ง€ ์•Š์Šต๋‹ˆ๋‹ค.[Naneun deo isang bumonim-irang hamkke salji anhseubnida.]Saya tidak lagi tinggal bersama orang tua ์‚ผ์ดŒ์ด๋ž‘ ํ•จ๊ป˜ ์ด์‚ฌํ–ˆ์Šต๋‹ˆ๋‹ค.[Imoneun samchon-irang hamkke isahaessseubnida.]Bibi saya sudah pindah bersama paman -์™€ [-Wa] dan -๊ณผ [-Gwa]-์™€ serta -๊ณผ adalah partikel konjungsi yang berarti โ€œdanโ€. Partikel ini berfungsi untuk menyatukan dua atau lebih kata benda. -์™€ serta -๊ณผ juga merupakan bentuk partikel konjungsi yang paling umum digunakan, baik dalam bentuk penulisan maupun percakapan bahasa adalah partikel konjungsi yang menempel pada kata benda yang berakhiran huruf vokal atau huruf ์šฐ์œ ์™€ ์‹œ๋ฆฌ์–ผ์„ ์„ž์–ด ๋จน์Šต๋‹ˆ๋‹ค.[Achim-eneun uyuwa sirieor-eul seokk-eo meogseubnida.]Untuk sarapan, aku menyantap susu dan sereal yang di itu -๊ณผ adalah partikel konjungsi yang melekat pada kata benda yang berakhiran konsonanContoh๋น„๋น”๋ฐฅ๊ณผ ๊น€๋ฐฅ์€ ๋ชจ๋‘ ์Œ€๋กœ ๋งŒ๋“ ๋‹ค.[Bibimbabgwa gimbab-eun modu ssallo mandeunda.]Bimbimbap dan kimbap sama-sama berbahan dasar ์ƒˆ ์‹ ๋ฐœ๊ณผ ๊ฐ€๋ฐฉ์„ ์‚ฌ์ฃผ์…จ์–ด์š”.[Eommaga sae sinbalgwa gabang-eul sajusyeoss-eoyo.]Ibu membelikanku sepatu dan tas -์ง€๋งŒ [-Jim-an]-์ง€๋งŒ merupakan partikel konjungsi yang berarti โ€œtetapiโ€. Partikel ini berfungsi menggabungkan dua fakta atau peristiwa yang bertentangan satu sama lain. Tata cara memakai partikel konjungsi ini cukup sederhana, yakni dengan menghilangkan akhiran dari kalimat pertama lalu menempelkan partikel -์ง€๋งŒ, dan terakhir ditutup dengan kalimat ๋˜‘๋˜‘ํ•˜์ง€๋งŒ ์ธ์ƒ‰ํ•˜๋‹ค.[Geuneun ttogttoghajiman insaeghada.]Dia pintar tetapi ์•„์ด์ฝ˜์„ ์ข‹์•„ํ•˜์ง€๋งŒ ์—‘์†Œ๋Š” ์—ฌ์ „ํžˆ 1 ์œ„.[Naneun Aikon-eul joh-ahajiman Eksoneun yeojeonhi 1 wi.]Aku suka Ikon tetapi Exo tetap nomor -๋Š”๋ฐ [-Neun-de]Sama seperti -์ง€๋งŒ, -๋Š”๋ฐ berarti โ€œtetapiโ€. Partikel ini berfungsi untuk menggabungkan dua kalimat yang bertentangan. Cara menggunakannya ialah dengan menambahkan partikel -๋Š”๋ฐ pada kata kerja yang akhiran -๋‹ค [-da]-nya telah ๊ทธ์—๊ฒŒ ๋„์›€์„ ์š”์ฒญํ–ˆ๋Š”๋ฐ ๊ทธ๋Š” ๊ฑฐ์ ˆํ–ˆ์Šต๋‹ˆ๋‹ค.[Naneun geuege doum-eul yocheonghaess-neunde geuneun geojeolhaessseubnida.]Aku meminta bantuannya, tetapi dia -์€๋ฐ [-eun-de] -ใ„ด๋ฐ [-nde]-์€๋ฐ dan -ใ„ด๋ฐ memiliki arti, fungsi dan cara pengunaan yang sama dengan -๋Š”๋ฐ. Yang berbeda hanyalah jenis kata yang diimbuhi. Bila -๋Š”๋ฐ digunakan pada kata kerja, maka -์€๋ฐ digunakan pada kata sifat yang berakhiran huruf konsonan dan -ใ„ด๋ฐ digunakan pada kata sifat berakhiran huruf ๋˜ ๋จน๊ณ  ์‹ถ์€๋ฐ ๋ฐฐ๊ฐ€ ๊ฝ‰ ์ฐผ๋‹ค.[Suho-neun tto meoggo sip-eunde baega kkwag chassda.]Suho ingin makan lagi tetapi perutnya sudah ์Šฌํ”ˆ๋ฐ ๊ณ„์† ์›ƒ์–ด์•ผํ•œ๋‹ค.[Chan-yeol-eun seulpeu-nde gyesog us-eoyahanda.]Chanyeol sedih, tapi dia harus tetap tersenyum.

imbuhan dalam bahasa korea